Hidup..cara aku..mungkin cara kita beza tapi kita semua masih manusia..
oleh Moneirah Abu Bakar pada pada 25hb Jun 2009 pukul 7.11 ptg
lama dah aku buat hal ni. dulu puisi ni dalam bahasa Inggeris, tapi buat kali pertama, kali ini aku terjemahkan. kita kongsi dalam bahasa ibunda kita, bahasa Malaysia, bahasa jiwa raga dan minda kebanyakan orang kita. puisi ini aku serahkan hakcipta dia dekat Helium.com. maaf, aku tidak memblog lagi. tapi rupa-rupanya menulis itu satu gaya komunikasi yang sudah sebati..bila menulis, kita berkomunikasi dengan orang yang memainkan peranan paling penting sekali di dalam hidup kita, iaitu diri sendiri.
versi Inggeris:
Often,
in our life,
we want more than what people can give,
until we almost lose our focus,
and easily keep on blaming
Too often,
we haven't realize
we like to think that we are right
until we almost forgot
to hear and learn from others
Perhaps,
not until we stumble down badly
before our ego is too high to be reached
before our mind is too stubborn to be preached
before our hatred for anything is too deep to be dug
we reflect on our acts
In the end of the way,
shall we hope that we manage
to accomplish what we have to
to forgive and say sorry to anyone we should
and be grateful of what we have.
versi Malaysia,(aku kurang mahir menterjemah, tapi yang penting mesej yang hendak disampaikan, bukan?)
selalu,
dalam hidup kita,
kita mahu lebih dari yang diberi,
hingga kita hilang perjuangan hidup ini
dan semudahnya terus-menerus menyalahkan
sangat selalu,
kita tidak menyedari
bahawa kita suka memikirkan bahawa kita betul dan benar
sehingga kita hampir terlupa
untuk mendengar dan belajar dari orang lain
Hendaknya,
Tidak sampai kita terjatuh dengan parah
sebelum ego kita terlalu tinggi untuk dicapai
dan minda terlalu degil untuk ditarbiah
dan sebelum kebencian kita terlalu dalam untuk diselam
kita muhasabah kembali segala tindak-tanduk kita
Pada akhirnya.
semoga kita mampu
mencapai apa yang perlu
memohon maaf dan memberi maaf pada orang-orang yang patut
dan bersyukur dengan apa yang kita ada
p/s: tak sangat seperti puisi kan? sebab bahasanya kurang bunga-bunga..aku manusia otak kiri, belajar mengejutkan otak kananku yang dorman.
No comments:
Post a Comment